Aug 9, 2016

Larissa Chou: Saya Pilih Islam atas Keyakinan dan Hidayah yang Saya Dapat


Berita Islami - Larisa Chou, menantu Ustadz Arifin Ilham, menuturkan bagaiamana ia menjadi seorang mualaf. Ia menuliskannya di media sosial hingga kemudian viral di berbagai media. Berikut kutipannya:

Dia menulis: “mungkin akan banyak yang heran terutama teman2 saya..
karena saya adalah murni keturunan chinesse dan satu2 nya yang mualaf di keluarga:)
mungkin jarang melihat orang dengan etnis ras thiongha ( cina ) yang muslim..
dan disini saya mau membuktikan kalau agama adalah pilihan bukan diliat dari ras atau lingkungan nya..

dan saya pun bukan sembarangan mempercayai sesuatu.. Tanpa saya mempelajari dan yakin..
dan saya memilih belajar islam pun atas keyakinan yang saya telah pelajarin dan hidayah yang saya dapat..
komentar orang akan beda2 tapi selagi itu pilihan saya dan saya engga salah terhadap mereka yang mengomentari.. saya berusaha tidak memikirkan..

Karena mereka bukan yang menjalani dan berada di posisi saya.. Engga tau perjuangan mualaf juga bagaimana..

saya harap teman2 & keluarga akan menghargai yang sedang saya jalanin saya sekarang.. saya pun tidak bisa menebak ke depan gimana yang penting yang sekarang di jalanin yang baik..
Dan terima kasih sekali buat temen2 muslim yang mendukung

Saya memang tidak sempurna Saya pun baru menjadi seorang muslimah Tapi saya akan berusaha membantu dan membimbing teman Saya dari dulu tidak pernah membeda-beda kan teman Apapun ras nya dan berasal dari keluarga mana Karena semua manusia itu sama apalagi di mata Allah Hanya manusia itu sendiri yang membedakan Semangat yaa berhijab syar’i ”..[berita-islami.com/ilc]

Labels: ,

Aug 7, 2016

Islam Dinista Lagi, Pria ini Sebut Allah Tuli Karena Dipanggil dengan Pengeras Suara


Berita Islami - Sebuah status bernada penistaan Agama Islam lewat social media kembali terulang.
Seorang Facebooker bernama Arik Banyadhu menyindir agama Islam, bahkan menghina Allah dalam status yang ia buat beberapa hari lalu.

Arik mengatakan bahwa Allah tuli karena dipanggil dengan pengeras suara. Hal ini ia korelasikan dengan konflik Tanjung Balai yang disebabkan oleh profokator etnis Tionghoa yang memprotes suara adzan menggunakan speaker.

"Allah yang tuli makanya dipanggil dengan pengeras suara, jika ALLAH nya ngga tuli untuk apa pakai pengeras suara," tulisnya dalam Facebook.
Sontak status yang ia buat mengundang perhatian Umat Islam, terlebih para pengguna social media, Facebook. 

Seorang penulis sekaligus narablog terkenal, Jonru, turut menshare status Arik Banyadhu dengan meme yang ia posting pada (5/8/16).

"Polri katanya sedang memantau akun-akun penebar kebencian ya? Nah, saya ketemu satu nih. Ayo Pak Polisi, Cepat Ringkus!"

"NB: Tapi karena yang dihina adalah Islam, terlebih dia pendukung presiden RI saat ini, hm... bakal ditangkap gak ya? Semoga keadilan bisa tegak di negeri kita tercinta. Aamiin...," tulis Jonru pada Fanpagenya.

Dalam sekejap status Jonru ditanggapi oleh banyak Netizen.


"Adzan bukan untuk manggil Allah, tapi manggil orang muslim agar shalat, kayaknya tu orang gak ada otaknya bang hahaha suruh dia baca arti dari adzan bang, baru dia tahu bahwa adzan tu menyeruhkan buat manggil sesama muslim, biasanya setan terganggu dengan kalimat yang ada di Al-Quran," tulis Mey Hartoni.


Hingga berita ini diturunkan, postingan Jonru sudah disebar lebih dari 4.000 kali.(berita-islami.com/jmc).

Labels:

Alvin (Arifin Ilham): “Wanita Itu Butuh Kepastian, Tinggalkan Atau Halalkan”

Berita Islami Tentang Jodoh

Berita Islami - Alkisah ada seorang wanita yang sedang merasa gundah memikirkan rasa cinta di hatinya. Ia sedang dekat dengan seorang pria, mereka sering pergi bersama, menjalin komunikasi. Namun ada saatnya ia merasa ada sebuah keganjalan, bahwa hubungan tersebut bukan lain hanya sebatas teman. Hubungan yang selama ini dijalani tidak jelas arahnya dan ia hanya terus menanti hal yang tak pasti.

Dikisah yang lain, ada seorang pria yang amat ramah dan terbuka dengan siapa saja, termasuk dengan wanita. Karena baginya berteman adalah dengan siapa saja. Namun sang pria tersebut merasa ada yang berbeda dengan perilaku para teman wanitanya. Ia melihat wanita ini cukup sering menanyakan kabar dan segala aktifitasnya, bahkan wanita tersebut sering kali marah bila pesannya tidak dibalas.


Kisah diatas, membuktikan masih banyak kejadian ‘salah sangka’ terjadi pada seorang wanita maupun pria di sekitar kita. Bisa jadi pria atau wanita tersebut adalah kamu. Mungkinkah para pria yang hanya pemberi angan-angan atau para wanita yang justru terlalu terlena dengan kata-kata manis pria.


Muhammad Alvin Faiz (17), seorang motivator muda sekaligus putra Ustadz Muhammad Arifin Ilham mencoba menjelaskan fenomena ini, “Kalau menurut saya kebanyakan pria yang tak bisa memberi kepastian. Seperti, banyak yang pacaran bertahaun-tahun tapi tidak memberi kepastian kapan untuk menikah,” ungkap Alvin.

“Perempuan ini, bukan butuh kata-kata gombal, kata-kata romantis. Mereka cuma butuh kepastian. Menurut saya saya lebih condong ke laki-laki yang nggak bisa kasih kepastian. Perempuan baper karena ada sebabnya,” tambah pria yang kini telah sah menjadi suami dari Larissa Chou.


Selain itu, Alvin juga memberi pesan bagi pria yang tidak mampu memberi kepastian untuk wanitanya.


“Jangan pernah menyentuh wanita, karena menyentuh wanita bisa dibilang mulia di Islam, dan wanita tersebut masih ada izin orangtua, datangi orang tuanya. Berilah kepastian kepada wanita, jika memang suka ya halalkan, tapi jika belum mampu ya tunda atau tinggalkan dulu,” tutup Alvin. 


Labels: ,

Kisah Pria Belgia yang Masuk Islam Setelah Traveling ke 60 Negara



Sejak empat tahun yang lalu, Michael Ruppert memutuskan untuk meninggalkan rumahnya untuk mewujudkan mimpinya melakukan perjalanan keliling dunia. Di antara negara-negara yang ia telah kunjungi adalah Turki, Indonesia, Albania, dan Malaysia. Perjalanan traveling itu, menjadi langkah awal memulai perjalanan hidupnya sendiri.

Ia berbagi kisah perjalanannya kepada keluarga dan teman-teman melalui surat. Kisahnya bahkan dinanti oleh banyak orang dan membuat Ruppert kini dikenal lebih luas. Tidak butuh waktu lama orang-orang lain yang berada di sekitar keluarga pun ikut minta untuk dikirimkan surat.

Michael Ruppert adalah seorang pria keturunan Belanda dan Belgia berusia 29 tahun. Ia melakukan perjalanan ke 60 negara hanya dalam empat tahun dan menemukan Islam.

Michael mengawali perjalanan dengan uang yang terbilang pas-pasan. Meski begitu ia hanya ingin menciptakan kenangan. Michael mengeksplorasi bagian-bagian dari dunia yang tidak pernah dilihat oleh orang lainnya.

Semangatnya untuk melakukan perjalanan dan berbagi kisah yang inspirasi dengan semua orang membuat banyak orang yang berbaik hati untuk memberikan bantuan untuk ia terus melanjutkan perjalanan hingga empat tahun lamanya. Sebagai imbalannya ia mengirim lebih banyak surat.


Tidak hanya untuk keperluan traveling, sebagian dari sumbangan yang ia terima, diberikan kepada yang membutuhkan salah satunya sekolah di Zimbabwe. 

Michael bukan Muslim ketika ia memulai perjalanannya. Hal ini kemudian berubah selama ia menghabiskan waktu dengan keluarga angkat yang menarik baginya untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam.

"Setelah tinggal dengan banyak keluarga Muslim di Malaysia dan Indonesia saya penasaran dan memiliki pertanyaan. Apa yang mereka baca dalam Alquran? Apa yang mereka lakukan di masjid? Apa yang mereka merayakan pada liburan mereka? Rasa ingin tahu saya membawa saya menuju Islam," ungkapnya .

Sejak saat itu dia mulai mempelajari lebih dalam dan kembali melanjutkan perjalanannya. Dalam setiap perjalanan, ia melihat semua negara pada dasarnya memiliki budaya yang sama. Sudah seharusnya juga memiliki keyakinan yang sama. Alam mengajarkan banyak hal kepada wisatawan Belgia ini. 

Michael berharap melalui berbagi bahwa setiap orang akan belajar tentang budaya orang lain karena hanya dengan cara ini Anda dapat menerima perbedaan pada setiap orang. Meski berbeda budaya, tak seharusnya memisahkan kita sesama manusia. Kecintaannya dengan alam menuntunnya menemukan Islam.(berita islami/lpt6).


Labels: , ,

Aug 6, 2016

Dianggap Sudah Meninggal & Dikubur, Kakek ini Kembali ke Rumah


Warga Suryoputran, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, digegerkan dengan kemunculan kakek yang dianggap sudah meninggal. 

Kakek bernama Wahluya, 62, itu tiba-tiba pulang rumahnya. Padahal, setahun lalu kakek ini sudah dianggap meninggal dan sudah dikuburkan di desa kelahirannya di Suran, Bantul.

Istri Wahluya, Alim Saktinah, 64, menceritakan, setahun lalu sekitar Agustus 2014, suaminya tiba-tiba menghilang. Ia pamit hendak bekerja menarik becak. Keluarga tak cemas karena Wahluya sudah sering tak pulang ke rumah. Namun, setelah beberapa bulan tak ada kabar, keluarga akhirnya mencari.

"Bapa tak punya ponsel. Anak saya berusaha mencari bapak ke mana-mana karena dia mau nikah. Bapa mau jadi wali nikah," tutur Alim, di rumahnya, Selasa (2/8/2016).

Mei 2015, anak bungsunya Anti Ristanti, 32, mendapat info berupa foto melalui grup media sosial Facebook kalau ada seorang pria yang terluka parah di Gunung kidul. Di foto itu, pria tanpa identitas yang tengah dirawat di RS Nurrohmah karena tertabrak mobil, sangat mirip dengan sang ayah.

"Saya dan keluarga langsung datang ke sana. Ciri-ciri fisiknya mirip banget. Botak depannya sama, kulitnya sama. Lalu kami pindahkan dia ke RS Sadrjito. Bapa koma dan tak bisa bicara. Keluarga banyak yang jenguk dan tak ragu kalau itu bapak," kata Anti.

Enam hari kemudian, pria yang diduga sang ayah meninggal dan dimakamkan di Bantul. Keluarga pun ikhlas melepas kepergiannya dan dan sudah mengurus surat kematian.

Namun, pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB, Anti mendengar ketukan pintu dan mendengar suara ayahnya. Ia kaget dan takut karena berpikir sang ayah bangkit dari kubur.

Anti sempat tak mau membuka pintu karena ketakutan. Tetangga yang mendengar suara Wahluya gempar dan segera datang memastikan kehadiran pria berkulit sawo matang ini.

"Tetangga berdatangan memastikan apa benar ini Bapak. Mereka ngetes bapak apa kenal sama mereka. Tanya-tanya soal lain juga. Ternyata kenal. Akhirnya saya berani buka pintu," kata Anti.


Keluarga dan kerabat pun datang satu per satu keluar untuk memastikan keadaan dan melepas kangen dengan Wahluya. Sampai-sampai rumah Anti sesak dengan kedatangan warga. Bahkan, polisi juga datang memastikan kembalinya Wahluya.


Wahluya berkisah, selama menghilang, ia pergi ke Semarang untuk mencari tambah uang. Di Semarang ia sempat menggelandang dan akhirnya bekerja sebagai tukang sapu. Awal Juli 2016 temannya meminta ia pulang ke rumah.

"Saya tak bawa KTP karena ditinggal di tempat sewa becak saya bersama becak. Saya lalu pulang ke rumah jalan kaki. Begitu tiba di rumah, saya heran anak saya dan tetangga kok takut sama saya.
Mereka terus memandang kaki saya," kata pria humoris ini sambil tertawa.

Pelan-pelan keluarga dan kerabat yang datang menceritakan kejadian misterius itu padanya sambil menunjukkan foto pria yang diduga dirinya. Wahluya pun kaget karena pria itu sangat mirip dengan dirinya. Namun, ia tak tahu siapa dia.

"Saya sudah tanya keluarga. Saya tak punya saudara kembar. Saya juga baik-baik saja," ujar Wahluya.

Walau sempat takut, keluarga dan kerabat bahagia Wahluya "hidup" kembali. Kini keluarga tengah mengurus surat kematian dan kartu keluarga yang salah. Juga hendak mengambil KTP Wahluya di tempat penyewaan becak.

sumber : metro

Labels:

Tidak Menjual Daging Babi, Toko Halal di Prancis Diancam Ditutup


Toko swalayan kecil di pinggiran ibu kota Prancis, Paris terancam ditutup karena tak menjual alkohol dan daging babi. Sementara, toko ini hanya menjual produk-produk halal.

Swalayan bernama Good Price di Colombes ini dituduh oleh otoritas perumahan lokal bahwa toko itu tidak mengikuti persyaratan yang tertera dalam perjanjian sewa, yakni menjual 'makanan umum', contohnya seperti alkohol dan daging babi.

"Wali Kota Colombes, Nicole Goueta, pergi sendiri ke toko itu dan meminta pemiliknya untuk menjual produk yang lebih bervariasi, dan menjual minuman beralkohol dan daging non-halal," kata kepala staf wali kota, Jérôme Besnard, seperti dikutip Telegraph, Sabtu (6/8/2016). 

Otoritas lokal juga berpendapat bahwa semua anggota komunitas lokal tidak dilayani dengan baik di toko Good Price karena tidak ada minuman beralkohol atau produk yang mengandung daging babi di toko yang baru dibuka setahun terakhir tersebut.

Para warga setempat juga mengeluh karena mereka harus pergi ke toko yang jaraknya lebih jauh untuk mendapatkan sejumlah barang belanjaan mereka yang termasuk kategori non-halal. 

Warga lansia setempat juga mengeluarkan protesnya karena tak bisa mendapatkan sejumlah produk tertentu, terutama alkohol. Toko Good Price dibuka setahun yang lalu untuk menggantikan toko sebelumnya yang menjual berbagai macam produk non-halal.

"Kami ingin ada percampuran sosial. Kami tidak ingin ada daerah yang hanya ada warga Muslim atau daerah yang tidak ada warga Muslim," lanjut Besnard. 

Besnard menambahkan bahwa reaksi warga dan otoritas setempat akan mengeluhkan hal yang sama jika di daerah tersebut terdapat swalayan kosher, atau swalayan untuk warga Yahudi. 

Sementara, Soulemane Yalcin, pemilik toko Good Price menyatakan bahwa ia hanya melayani kebutuhan pelanggan di daerah yang terdapat banyak real estate publik ini.

"Ini bisnis. Saya melihat di sekitar saya dan saya menargetkan bisnis berdasarkan apa yang saya lihat," ujar Yalcin.

Yalcin mengaku telah menyewa pengacara untuk melawan tuntutan hukum otoritas lokal yang mengancam akan mengusir dan menutup bisnisnya.(berita-islami.com/mtvn)

Labels: , ,

Google Telah Menghapus Palestina dari Peta dan Diubah Menjadi Israel


Perusahaan search engine raksasa, Google membuat kontroversi dengan menghapus Palestina dalam aplikasi Google Maps. Nama Palestina mereka ubah menjadi Israel.

Perubahan yang dilakukan ini dikecam oleh Forum Jurnalis Palestina. Mereka tidak terima dengan keputusan Google menghapus Palestina dan menggantinya dengan Israel.

"Keputusan Google untuk menghapus Palestina dari peta pada 25 Juli, adalah bagian dari skema Israel untuk mengesahkan statusnya untuk generasi kedepan dan menghapus Palestina untuk selamanya," pernyataan forum tersebut, seperti dikutip Middle East Monitor, Sabtu (6/8/2016).

"Langkah ini juga didesain untuk mengubah sejarah, letak geografis dan juga hak rakyat Palestina atas tanah kelahirannya. Ini adalah sebuah upaya gagal untuk mengubah ingatan dari rakyat Palestina, Arab dan dunia," tegas pernyataan itu.

Forum Jurnalis Palestina ini juga menambahkan bahwa sikap Google berlawanan dengan norma dan konvensi internasional. Mereka pun mendesak agar Google mengubah kebijakannya.

Palestina dan Israel hingga saat ini belum menemukan titik temu perdamaian. Negosiasi antara keduanya terhenti sejak Palestina mengajukan diri sebagai anggota PBB dan Israel pun memperluas pembangunan pemukiman di Yerusalem Timur.

Wilayah Yerusalem Timur selama ini dipersiapkan sebagai salah satu wilayah jika Palestina merdeka. Solusi yang diutamakan oleh dunia internasional saat ini adalah pembentukan dua negara, Palestina dan Israel.

Namun Israel menolak keras melanjutkan negosiasi sejak upaya Palestina di PBB. Status Palestina yang meningkat memungkinkan proses negosiasi berjalan setara.(berita-islami.com/mtvn)


Labels: , ,